Sabtu, 14 Januari 2012

Tipu Daya Dari Alam Ghaib

Mahluk terlaknat yang diberikan wewenang oleh Allah SWT untuk menyesatkan manusia, dan hidup hingga hari kiamat sudah tidak asing lagi dalam memori kita, ia adalah leluhur dan raja dari bangsa jin yang mengikuti jejaknya. Dialah yang menyebabkan nabi Adam dan siti Hawa harus hengkang dari surga turun ke dunia. Dan kaum hawa harus mengeluarkan darah haid setiap bulannya karna siti Hawa memakan buah khuldi.
Sebagaimana seorang raja, Iblis juga mempunyai istana beserta singgasana yang megah sebagai penguasa di dunia kegelapan. Dari sanalah Iblis menyebar luaskan pasukannya ke seluruh penjuru dunia untuk menggoda dan menyesatkan anak cucu adam, mereka mampu meliahat manusia tanpa harus terlihat oleh manusia.
Iblis adalah mahuk yang sombong, karna keangkuhannya atas perintah Allah, Dia diusir dari surga dan diberikan kekuasaan atas kesombongannya. Itulah kemurahan Allah SWT terhadap semua mahluqnya, Dan dengan tegas Allah memperingatkan ke seluruh anak adam bahwa syaitan adalah musuh yang nyata. Dan barang siapa yang taat kepada Allah maka dia akan selamat dari godaan Iblis dan para pengikutnya karna keberadaan Iblis adalah suatu bentuk ujian bagi hamba-hambaNya.
Sebagai implementasi atas keimanan kita, maka kita sangat perlu mengkaji sabda rasulullah saw yang telah menjelaskan keberadaan alam gaib dan istana iblis, “Sesungguhnya Iblis meletakkan singgasananya diatas benda cair (air), kemudian dia menugaskan anak buahnya. Yang memperoleh kedudukan tinggi disisinya adalah yang paling sukses menggoda manusia. Ada salah satu anak buahnya dating melapor ‘Saya sudah berbuat begini dan begitu’. Maka Iblis menjawab, ‘Kamu tidak berbuat apa-apa’. Kemudian anak buahnya yang lain dating melaporkan, ‘Tidak, saya biarkan si Fulan (seseorang) sehingga aku menceraikan dia dengan istrinya’. Maka Iblis menyuruhnya mendekat dan berkata ‘Kamu anak buahku yang terbaik”. Al-A’masy mengatakan “Saya tahu Rasulullah juga mengatakan”. “Maka Iblis memeluk anak buahnya itu” (HR. Muslim). Sahabat Jabir juga mengatakan “Saya mendengar nabi saw bersabda”. “Sesungguhnya istana Iblis berada diatas lautan, lalu ia menyebarkan pasukannya, kemudian mereka memfitnah manusia, maka pasukan yang paling terhormat disisi iblis adalah mereka yang paling sukses memfitnah manusia” (HR. Muslim).
Dari itulah, sebagai manusia dan selaku musuh iblis, kehati-hatian seseorang harus diutamakan agar tidak terjebak oleh tipu daya Iblis dan para pengikutnya, karna kelengahan itu adalah suatu kesempatan emas bagi mereka untuk menjerumuskan seseorang ke lembah kesesatan. Semoga kita tetap dalam lindungan Allah SWT dari goda-godaan Syaitan yang terkutuk, amin.